Berita Nasional
Home » Off-Road Tak Lagi Identik dengan Petualangan Brutal, Kini Jadi Gaya Hidup Urban

Off-Road Tak Lagi Identik dengan Petualangan Brutal, Kini Jadi Gaya Hidup Urban

off-road kini menjadi aktivitas yang lebih inklusif dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, termasuk pemula yang ingin mencoba pengalaman baru di luar jalan raya.

Off-Road (Gambar Freepik)

Wartamas.com – Dunia off-road mengalami pergeseran makna dalam beberapa tahun terakhir. Aktivitas yang dahulu identik dengan petualangan ekstrem di jalur berlumpur, tanjakan curam, dan medan berat kini mulai dipandang sebagai bagian dari gaya hidup urban yang lebih santai, inklusif, dan ramah bagi pemula.

Perubahan tren ini terlihat dalam gelaran JAECOO LAND 2026 yang menghadirkan sesi diskusi bertajuk “Elegan di Setiap Medan: Kenyamanan Off-road bersama JAECOO” di Jakarta. Forum tersebut menyoroti bagaimana pengalaman off-road tidak lagi harus dimulai dari medan ekstrem, melainkan dapat diawali dari jalur ringan yang lebih mudah diakses oleh pengemudi baru.

Pereli nasional Indonesia, Julian Johan atau Jejelogy, menekankan bahwa langkah awal dalam off-road tidak perlu langsung menghadapi tantangan berat. Menurutnya, pemahaman terhadap karakter kendaraan dan kondisi jalan dapat dimulai dari pengalaman sederhana di jalur non-aspal.

“Banyak orang mengira off-road itu harus ekstrem, padahal tidak. Cukup mulai dari jalur non-aspal sebentar saja, sekitar 15 menit, sudah cukup untuk memahami karakter kendaraan dan permukaan jalan,” ujar Julian dalam sesi diskusi tersebut.

Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan bertahap bagi pemula. Fokus utama, kata dia, bukan pada kecepatan atau tantangan, melainkan pada kontrol kendaraan dan kemampuan membaca kondisi medan yang tidak rata.

Lisa BLACKPINK Jadi Sorotan Dunia Lewat Lagu Piala Dunia 2026

Selain teknik berkendara, aspek keselamatan juga menjadi perhatian. Julian menyarankan agar aktivitas off-road dilakukan secara berkelompok untuk meningkatkan keamanan dan memudahkan penanganan jika terjadi kendala di lapangan. Perlengkapan seperti recovery gear juga dinilai penting untuk dibawa saat berkendara di luar jalan aspal.

Perubahan persepsi terhadap off-road turut didorong oleh perkembangan teknologi kendaraan. Produsen otomotif kini menghadirkan SUV yang tidak hanya tangguh di medan berat, tetapi juga tetap nyaman digunakan di lingkungan perkotaan. Salah satunya adalah lini kendaraan JAECOO, yang mengusung konsep penggunaan ganda atau dual-use.

Model seperti JAECOO J8 SHS-P ARDIS menjadi contoh pendekatan tersebut dengan kombinasi performa off-road dan kenyamanan kabin premium. Hal ini memperkuat tren bahwa off-road kini tidak lagi eksklusif bagi komunitas tertentu, melainkan terbuka bagi masyarakat luas.

Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, menyebut bahwa pergeseran ini merupakan bagian dari upaya memperluas makna off-road sebagai aktivitas gaya hidup. Menurutnya, pengguna dapat memadukan aktivitas harian di perkotaan dengan pengalaman menjelajah alam tanpa perlu berganti kendaraan.

“Pengguna bisa bekerja di pagi hari, lalu menikmati perjalanan ke alam terbuka di sore hari tanpa harus berganti kendaraan,” ujar Jim Ma.

Import Mahal, Proyek Strategis Nasional Mulai Goyang?

Fenomena ini menunjukkan transformasi dalam industri otomotif, di mana kenyamanan dan fleksibilitas kini menjadi faktor penting selain ketangguhan. Off-road tidak lagi sekadar menaklukkan medan berat, tetapi juga menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan mudah diakses.

Dengan semakin berkembangnya teknologi kendaraan SUV modern, off-road kini menjadi aktivitas yang lebih inklusif dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, termasuk pemula yang ingin mencoba pengalaman baru di luar jalan raya.

 

× Advertisement
× Advertisement