
Wartamas.com Tur global “After Hours Til Dawn” milik The Weeknd kembali mencatat capaian besar pada 2026, memperkuat posisinya sebagai salah satu tur musik live paling sukses dalam sejarah industri hiburan modern.
Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, tur stadion ini dilaporkan telah menjual lebih dari 7,5 juta tiket secara global dari 153 pertunjukan sejak dimulai pada 2022. Pendapatan totalnya disebut telah menembus angka lebih dari $1 miliar, menjadikannya salah satu tur dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa untuk artis solo pria.
Lonjakan penjualan tiket di 2026
Pada tahun 2026 saja, tur ini mencatat penjualan lebih dari 3 juta tiket dengan estimasi pendapatan sekitar $440 juta. Pencapaian tersebut terjadi seiring perluasan jadwal konser di berbagai wilayah, termasuk Eropa, Inggris, Amerika Latin, hingga Asia.
Tingginya permintaan membuat sejumlah kota menambah jadwal pertunjukan tambahan. Beberapa stadion besar di Paris, London, Milan, Amsterdam, hingga Madrid bahkan menggelar konser hingga beberapa malam berturut-turut.
Ekspansi global hingga Asia
Setelah menyelesaikan rangkaian di Eropa dan Inggris, tur “After Hours Til Dawn” dijadwalkan berlanjut ke Asia pada akhir 2026. Kota-kota yang masuk dalam jadwal antara lain Tokyo, Jakarta, Singapura, Seoul, Bangkok, Hong Kong, dan Kuala Lumpur. Beberapa lokasi bahkan mengalami penambahan tanggal konser akibat tingginya permintaan tiket.
Rekor dan dampak industri musik live
Secara keseluruhan, tur ini telah mencatat rekor sebagai salah satu tur musik live dengan skala terbesar dalam sejarah, baik dari sisi jumlah penonton maupun pendapatan global. Dengan lebih dari 7 juta tiket terjual dan ekspansi lintas benua, tur ini sering disebut sebagai salah satu tolok ukur baru dalam industri konser stadion modern.
Fenomena ini juga mencerminkan perubahan besar dalam industri musik, di mana tur global berskala besar kini menjadi salah satu sumber pendapatan utama bagi artis di era streaming.
Kemungkinan tur terakhir dengan nama “The Weeknd”
Dalam wawancara sebelumnya, The Weeknd mengisyaratkan bahwa “After Hours Til Dawn” bisa menjadi tur terakhirnya menggunakan nama panggung tersebut. Ia menyebut rencana untuk beralih menggunakan nama aslinya, Abel Tesfaye, dalam proyek musik selanjutnya.
Dengan kombinasi skala global, penjualan tiket masif, serta rekor pendapatan, tur “After Hours Til Dawn” 2026 menegaskan dominasi The Weeknd dalam industri musik live dunia. Tur ini tidak hanya menjadi pencapaian komersial, tetapi juga simbol evolusi konser stadion di era modern.
