
Bobibos, Bahan Bakar Ramah Lingkungan dari Jerami (Foto: kontan)
Wartamas.com – Inovasi bahan bakar alternatif berbasis limbah pertanian kembali mencuat setelah produk bernama Bahan Bakar Orisinil Buatan Indonesia Bos (Bobibos) melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Senin (13/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, pihak pengembang menyampaikan kesiapan Bobibos untuk memasuki tahap pengujian lanjutan, termasuk uji jalan pada berbagai jenis kendaraan. Founder Bobibos Iklas Thamrin mengatakan bahwa produk tersebut telah melalui serangkaian pengujian internal.
“Kami sudah melakukan uji coba pada berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor hingga kendaraan diesel. Hasil awal menunjukkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik dengan klaim emisi mendekati nol,” ujar Iklas dikutp dari Kompas, Rabu (15/4).
Bobibos dikembangkan dengan memanfaatkan jerami sebagai bahan baku utama. Pembina Bobibos, Mulyadi, menjelaskan bahwa pemanfaatan limbah pertanian ini dapat memberikan nilai tambah bagi petani sekaligus mengurangi praktik pembakaran jerami yang berdampak negatif bagi lingkungan.
“Jerami yang selama ini dianggap tidak bernilai dapat diolah menjadi sumber energi alternatif yang memiliki potensi ekonomi,” kata Mulyadi.
Menanggapi hal tersebut, Dirjen Migas Laode Sulaeman menegaskan bahwa setiap inovasi bahan bakar tetap harus melalui tahapan pengujian teknis yang ketat sebelum dapat digunakan secara luas. Pengujian akan difokuskan pada performa dan emisi melalui uji langsung di kendaraan roda dua maupun roda empat.
Pemerintah juga akan melibatkan tim teknis yang dipimpin oleh Direktur Teknik dan Lingkungan Migas, Noor Arifin Muhammad, untuk membahas metode serta kebutuhan pengujian bersama pihak pengembang.
Selain aspek teknis, pemerintah mengingatkan pentingnya pemenuhan perizinan apabila produk tersebut akan dipasarkan secara komersial.
Audiensi ini turut dihadiri perwakilan dari LEMIGAS dan Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE). Uji jalan yang direncanakan menjadi tahap awal untuk memverifikasi klaim performa dan emisi Bobibos sebelum dipertimbangkan sebagai alternatif energi di Indonesia.
