ASEAN–Rusia Perkuat Kemitraan Strategis, Buka Peluang Baru Ekonomi dan Investasi Hingga 2030
Wartamas.com — ASEAN dan Rusia menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama strategis yang berpotensi membuka peluang baru di sektor ekonomi, perdagangan, dan investasi, seiring peringatan 35 tahun hubungan kedua pihak.
Hal tersebut dibahas dalam Pertemuan Pejabat Senior ASEAN dan Rusia ke-22 (ARSOM) yang berlangsung di Kazan, Rusia. Pertemuan ini menjadi bagian penting dari evaluasi kerja sama yang telah berjalan sekaligus perumusan arah kemitraan ke depan.
Dalam forum tersebut, para pihak meninjau implementasi Rencana Aksi Komprehensif ASEAN–Rusia periode 2021–2025. Dokumen ini mencakup berbagai bidang kerja sama, termasuk perdagangan, konektivitas, dan penguatan hubungan ekonomi antar kawasan. Selain itu, pembahasan juga menyoroti rencana penyusunan dokumen lanjutan untuk periode 2026–2030 yang diharapkan dapat memperluas cakupan kerja sama ekonomi kedua belah pihak.
Pertemuan ARSOM ke-22 dipimpin bersama oleh Sekretaris Tetap sekaligus Pemimpin SOM ASEAN-Myanmar, Hau Khan Sum, dan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia sekaligus Pemimpin SOM Rusia, Andrey Rudenko. Pertemuan turut dihadiri oleh para Pejabat Senior ASEAN, Wakil Sekretaris Jenderal ASEAN untuk Komunitas Politik-Keamanan ASEAN, serta delegasi dari masing-masing pihak.
Para pengamat menilai, penguatan hubungan ASEAN dan Rusia berpotensi membuka peluang baru di sektor perdagangan energi, infrastruktur, teknologi, dan rantai pasok regional, di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah.
Dengan agenda KTT Peringatan ASEAN–Rusia yang dijadwalkan pada Juni 2026 di Kazan, kedua pihak diperkirakan akan mempercepat pembahasan kerja sama konkret yang dapat memberikan dampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi kawasan.
