
Messi dan Beckham (gambar Aljazeera)
Wartamascom – Inter Miami CF akhirnya meresmikan stadion barunya di Miami Freedom Park, Sabtu malam waktu setempat, menandai puncak perjalanan panjang yang dimulai lebih dari satu dekade lalu oleh David Beckham. Momen bersejarah itu berlangsung di hadapan puluhan ribu penonton, meski laga pembuka harus berakhir imbang 2-2 melawan Austin FC.
Peresmian stadion berkapasitas 26.700 penonton tersebut menjadi tonggak penting bagi klub yang sejak berdiri pada 2020 belum memiliki markas permanen di kota Miami. Selama beberapa musim, Inter Miami bermain di Fort Lauderdale sambil menunggu pembangunan stadion rampung.
Namun, debut kandang itu tidak sepenuhnya berjalan mulus. Pertandingan sempat dimulai terlambat sekitar 35 menit, dan kondisi stadion dilaporkan masih dalam tahap penyelesaian di beberapa bagian.
Di atas lapangan, tim tamu Austin FC membuka keunggulan cepat pada menit keenam melalui sundulan Guilherme Biro yang tidak terkawal di kotak penalti. Inter Miami merespons hanya empat menit berselang lewat gol sundulan Lionel Messi, yang memanfaatkan umpan silang untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Austin kembali unggul pada menit ke-53 melalui penyelesaian Jayden Nelson dalam skema serangan balik cepat. Tuan rumah baru mampu menyamakan skor pada menit ke-81 lewat gol Luis Suárez, yang masuk sebagai pemain pengganti dan menyelesaikan bola di depan gawang.
Inter Miami sempat mencetak gol kemenangan di masa tambahan waktu, namun dianulir karena offside.
Pelatih Inter Miami, Javier Mascherano, sebelumnya telah mengingatkan timnya agar tidak larut dalam suasana perayaan pembukaan stadion. Ia menekankan pentingnya menjaga fokus di tengah euforia yang menyelimuti klub dan para suporter.
Peresmian stadion turut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk komisioner MLS Don Garber. Dalam keterangannya, Garber menyebut momen tersebut sebagai akhir dari perjalanan panjang yang penuh tantangan, mulai dari persoalan perizinan hingga pembangunan infrastruktur.
Proyek Inter Miami pertama kali diumumkan Beckham pada 2014. Sejak saat itu, klub menghadapi berbagai hambatan, termasuk kesulitan menentukan lokasi stadion yang sesuai di wilayah Miami. Setelah melalui proses panjang, pembangunan akhirnya dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat, sekitar 16 bulan.
Kehadiran Messi di dalam skuad juga menjadi faktor penting dalam meningkatnya perhatian global terhadap klub. Pemain asal Argentina tersebut dinilai membawa dampak signifikan, baik dari sisi performa maupun popularitas.
Selain Messi, Inter Miami juga diperkuat sejumlah pemain bintang lainnya, termasuk Luis Suárez, yang turut berkontribusi dalam laga pembuka stadion baru.
Meski masih menyisakan sejumlah kekurangan, atmosfer peresmian stadion tetap berlangsung meriah. Ribuan suporter memadati tribun, sementara rangkaian acara pembukaan dimeriahkan dengan pertunjukan musik dan kembang api.
Bagi Beckham, peresmian stadion ini menjadi realisasi dari visi yang telah lama ia bangun. Dari sebuah rencana di atas kertas hingga menjadi klub dengan daya tarik global, Inter Miami kini memasuki fase baru sebagai kekuatan yang semakin diperhitungkan di Major League Soccer.
Hasil imbang dalam laga pembuka mungkin bukan akhir yang sempurna, tetapi tidak mengurangi arti penting malam tersebut bagi klub, pemain, dan para pendukungnya. Inter Miami kini resmi memiliki rumah di Miami — sebuah simbol bahwa perjalanan panjang itu akhirnya mencapai tujuannya.
