Tepung Kompas menjaga loyalitas pelanggan selama lebih dari 50 tahun lewat kualitas konsisten, komitmen halal, inovasi produk, dan strategi keberlanjutan.
Wartamas.com – Di tengah persaingan industri pangan yang semakin kompetitif dan perubahan perilaku konsumen yang berlangsung cepat, menjaga loyalitas pelanggan menjadi tantangan besar bagi banyak merek. Namun bagi tepung terigu Kompas, mempertahankan kepercayaan pelanggan selama lebih dari lima dekade bukanlah hasil instan, melainkan buah dari konsistensi dalam menjaga kualitas produk, komitmen halal, inovasi, dan keberlanjutan.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam acara bertema “Legendary Legacy, Sustainable Future” yang digelar di Lotte Alley, Lotte Mall Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026). Acara ini menjadi momentum bagi Kompas untuk menegaskan posisinya sebagai salah satu merek tepung terigu legendaris yang tetap relevan di tengah perubahan zaman.
Marketing Manager tepung terigu Kompas, Dewi Ayu Putri, mengatakan bahwa perjalanan panjang Kompas tidak terlepas dari upaya perusahaan menjaga kualitas dan kepercayaan pelanggan secara konsisten.
“Tepung terigu Kompas adalah bagian dari menghormati sejarah dan kualitas terpercaya yang telah membentuk industri tepung terigu selama lebih dari lima dekade dan tiga generasi,” ujarnya.
Salah satu kekuatan utama Kompas terletak pada konsistensi kualitas produk. Perusahaan memastikan setiap produk diproduksi dengan standar mutu tinggi melalui sistem pengawasan ketat dan dukungan berbagai sertifikasi internasional seperti FSSC 22000 V6, ISO 14001, ISO 45001, sertifikasi Halal, SNI, serta BPOM.
Beragam varian produk juga dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Tepung terigu Kompas dikenal sebagai tepung serbaguna premium berprotein sedang yang cocok untuk roti manis, donat, martabak, dan aneka kue. Selain itu, terdapat tepung Gerbang berprotein tinggi untuk roti, Gatotkaca berprotein rendah untuk kue dan jajanan pasar, hingga Serdadu Biru yang diformulasikan khusus untuk mi.
Tidak hanya fokus pada kualitas, Kompas juga menempatkan aspek halal sebagai fondasi penting dalam membangun kepercayaan pelanggan. Menurut Dewi, halal kini bukan sekadar label sertifikasi, tetapi juga mencerminkan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
“Kami memahami halal mencerminkan praktik berkelanjutan, memperkuat rantai pasokan, dan meningkatkan kepercayaan pelanggan,” katanya.
Hal senada disampaikan Halal Certification Director Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Yanis Naini. Ia menekankan bahwa konsep halal harus diterapkan secara menyeluruh mulai dari bahan baku hingga produk akhir agar kepercayaan pelanggan dapat terjaga.
Selain menjaga kualitas dan halal, Kompas juga aktif membangun kedekatan emosional dengan pelanggan melalui berbagai program promosi dan edukasi. Salah satunya melalui kampanye nasional “Gak Perlu Takut Selama Punya Kompas” yang diperkuat program “Taburan Hadiah dari Terigu Kompas” sepanjang Januari hingga April 2026 dengan hadiah utama paket umrah dan hadiah menarik lainnya.
Kompas juga aktif mendampingi komunitas dan pelaku UMKM melalui berbagai program edukasi berkelanjutan. Langkah tersebut membuat Kompas tidak hanya hadir sebagai produk, tetapi juga sebagai mitra pertumbuhan usaha pelanggan.
“Melalui program ini, kami optimistis dapat mendorong pertumbuhan penjualan kemasan ritel secara berkelanjutan, sekaligus memberikan apresiasi kepada pelanggan atas kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan,” ujar Dewi.
Di sisi lain, meningkatnya kesadaran konsumen terhadap isu lingkungan turut mendorong Kompas memperkuat strategi keberlanjutan. Perusahaan kini fokus pada empat area utama sustainability, yakni bisnis yang bertanggung jawab, kesehatan dan kesejahteraan karyawan, kesehatan konsumen, serta pengelolaan jejak lingkungan.
Berbagai langkah dilakukan mulai dari efisiensi energi, pengurangan limbah, hingga praktik pengadaan yang lebih bertanggung jawab. Menurut Dewi, konsep sustainability future diwujudkan melalui proses produksi yang lebih efisien tanpa mengorbankan kualitas produk.
Melalui empat pilar tersebut, tepung terigu Kompas terus memperkuat eksistensinya sebagai merek yang mampu bertahan, berkembang, dan menjaga loyalitas pelanggan lintas generasi di tengah perubahan industri pangan yang semakin dinamis.
