Berita
Home » Ribuan Jemaah Hadiri Zikir Kebangsaan JATMA ASWAJA di Istiqlal

Ribuan Jemaah Hadiri Zikir Kebangsaan JATMA ASWAJA di Istiqlal

Ribuan Jemaah dari Berbagai Daerah Siap Padati Istiqlal, Zikir Kebangsaan JATMA ASWAJA Digelar 9 Agustus

Wartamascom – Gelombang jemaah dari berbagai penjuru Indonesia mulai bergerak menuju Jakarta. Masjid Istiqlal diproyeksikan menjadi titik berkumpul masyarakat dalam Doa Keselamatan Bangsa, Zikir Kebangsaan, dan Haul Pendiri Bangsa 2026 yang digelar Pengurus Besar (PB) JATMA ASWAJA pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Antusiasme peserta disebut terus meningkat. Berdasarkan laporan sejumlah Pengurus Wilayah (PW) JATMA ASWAJA, ratusan kendaraan, mulai dari armada bus hingga kendaraan pribadi, telah disiapkan untuk mengantarkan jemaah menuju Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

Sekretaris Jenderal PB JATMA ASWAJA, KH A. Helmy Faishal Zaini, mengatakan jumlah peserta masih berpotensi bertambah karena pendataan dari sejumlah wilayah belum selesai.

35 Tahun IAPVC Hubungkan Karya Visual, Konservasi, dan Pengalaman Wisata Satwa

“Jumlah tersebut akan terus bertambah mengingat proses pendataan peserta dari berbagai provinsi lainnya masih berlangsung,” ujar Helmy.

Dari Pantura hingga NTB, Jemaah Bergerak ke Jakarta

Gelombang keberangkatan jemaah tidak hanya berasal dari wilayah sekitar Jakarta. Sejumlah daerah di Pulau Jawa hingga luar Jawa turut mengoordinasikan keberangkatan untuk menghadiri agenda tersebut.

Rombongan antara lain berasal dari kawasan Pantura, seperti Pekalongan, Batang, Pemalang, Kabupaten Tegal, Pati, Kudus, dan Jepara. Peserta juga datang dari kawasan Semarang Raya, Solo Raya, Kedu, Banyumas, serta Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bahkan, sejumlah wilayah mengoordinasikan puluhan armada bus. Dari Nusa Tenggara Barat (NTB), misalnya, jemaah disebut akan berangkat menggunakan tiga armada bus.

Pergerakan jemaah lintas daerah tersebut menunjukkan bahwa agenda zikir dan doa bersama ini tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga ruang perjumpaan masyarakat dari berbagai latar belakang daerah.

7 Tahun Dipercaya Paskibraka, Ini Kualitas Songkok BHS dan Atlas di Istana

Zikir Kebangsaan, Ikhtiar Spiritual untuk Keselamatan Bangsa

Helmy menyebut tingginya antusiasme jemaah merupakan cerminan kepedulian masyarakat terhadap persatuan Indonesia. Menurutnya, doa dan zikir bersama menjadi bentuk ikhtiar spiritual masyarakat untuk memohon keselamatan bangsa sekaligus mengenang jasa para pendiri bangsa.

“Tingginya antusiasme jamaah mencerminkan besarnya kepedulian masyarakat terhadap persatuan bangsa yang diwujudkan melalui ikhtiar spiritual, melingkar bersama untuk memanjatkan doa dan zikir bagi keselamatan bangsa dan haul untuk pendiri bangsa,” jelas Helmy.

Momentum tersebut juga diarahkan untuk meneguhkan kembali semangat bela negara dan cinta tanah air. PB JATMA ASWAJA menyebut acara akan menjadi ruang silaturahmi kebangsaan dengan mempertemukan ulama, umaro, TNI/Polri, serta tokoh lintas agama dalam satu majelis doa dan haul pendiri bangsa.

Dengan datangnya jemaah dari berbagai wilayah, Masjid Istiqlal akan menjadi salah satu titik penting berkumpulnya masyarakat menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

PB JATMA ASWAJA mengajak masyarakat yang tidak dapat hadir secara langsung untuk tetap mengikuti rangkaian kegiatan melalui siaran langsung di kanal media sosial resmi JATMA ASWAJA. Ajakan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas pesan persatuan, memperkokoh semangat bela negara, serta merawat kecintaan terhadap tanah air.

Perusahaan Besar Ketakutan Memilih Model AI, OpenAI atau DeepSeek?

Doa Keselamatan Bangsa, Zikir Kebangsaan, dan Haul Pendiri Bangsa 2026 diharapkan menjadi momentum refleksi bersama: bahwa di tengah dinamika bangsa, persatuan dan keselamatan Indonesia tetap menjadi kepentingan bersama.

 

× Advertisement
× Advertisement