Berita
Home » 62 Ribu KPR Dibagikan, Prabowo Malah Soroti Sampah dan Wajah Indonesia

62 Ribu KPR Dibagikan, Prabowo Malah Soroti Sampah dan Wajah Indonesia

62 Ribu KPR Dibagikan, Prabowo Soroti Kebersihan Indonesia demi Dorong Pariwisata

62 Ribu KPR Dibagikan, Prabowo Soroti Kebersihan Indonesia demi Dorong Pariwisata (Foto: Antara)

Wartamas.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti pentingnya kebersihan, keindahan, dan tata kelola lingkungan sebagai faktor utama dalam meningkatkan daya tarik pariwisata Indonesia. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri acara penyerahan 62.000 kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi di Batang, Jawa Tengah, Kamis.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengatakan bahwa pembangunan Indonesia tidak hanya bergantung pada pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi, tetapi juga harus diiringi dengan upaya menjaga kualitas lingkungan. Menurutnya, wajah suatu daerah menjadi salah satu pertimbangan wisatawan dalam menentukan tujuan perjalanan.

“Selain kebersihan, kita juga harus hidup di lingkungan yang indah dengan estetika yang baik. Ini merupakan salah satu daya tarik utama bagi pariwisata. Pariwisata adalah sektor yang menciptakan banyak lapangan pekerjaan,” ujar Prabowo dikutip dari Antaranews.

Prabowo meminta pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk memberikan perhatian lebih terhadap kebersihan ruang publik, pengelolaan lingkungan, serta penataan kawasan agar terlihat lebih menarik. Ia menilai destinasi wisata yang kotor dan tidak tertata dapat mengurangi minat wisatawan untuk datang.

Presiden menegaskan bahwa sektor pariwisata memiliki peran besar dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat. Karena itu, peningkatan kualitas lingkungan dinilai menjadi bagian penting dalam strategi memperkuat industri pariwisata nasional.

35 Tahun IAPVC Hubungkan Karya Visual, Konservasi, dan Pengalaman Wisata Satwa

Untuk mempercepat perbaikan kondisi lingkungan, pemerintah akan menggelar pertemuan khusus bersama para gubernur, bupati, dan wali kota dari seluruh Indonesia guna membahas program Indonesia ASRI. Program tersebut merupakan singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah, yang bertujuan mendorong terciptanya lingkungan yang lebih nyaman dan layak huni.

Selain membahas kebersihan lingkungan, Prabowo juga menyinggung agenda pembangunan ekonomi nasional. Ia menyatakan bahwa Indonesia tetap perlu mempercepat hilirisasi industri dan memperluas sektor industri untuk mendukung transformasi ekonomi. Namun, langkah tersebut harus tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

“Kita harus menjaga semua itu; kita harus mengamankan energi dan sumber daya strategis lainnya. Tetapi pada saat yang sama, kita juga harus melindungi lingkungan kita,” kata Prabowo.

Prabowo berharap kesadaran menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan dapat berkembang menjadi gerakan nasional. Dengan lingkungan yang lebih tertata, Indonesia diharapkan mampu meningkatkan daya saing sebagai destinasi wisata dunia sekaligus membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat.

Pemerintah menilai sektor pariwisata tidak hanya berkaitan dengan kunjungan wisatawan, tetapi juga memiliki dampak luas terhadap ekonomi daerah, mulai dari usaha kecil, transportasi, hingga industri kreatif. Oleh karena itu, perbaikan kualitas lingkungan menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Ribuan Jemaah Hadiri Zikir Kebangsaan JATMA ASWAJA di Istiqlal

 

× Advertisement
× Advertisement