Berita
Home » 340 Gerbong Kereta Indonesia Siap Melaju di Selandia Baru

340 Gerbong Kereta Indonesia Siap Melaju di Selandia Baru

340 Gerbong Kereta Indonesia Siap Mengaspal di Selandia Baru, PT INKA Perkuat Ekspansi Industri Manufaktur Global

Wartamas.com – Industri manufaktur Indonesia kembali menunjukkan daya saingnya di pasar internasional. Sebanyak 340 gerbong kereta barang (Container Flat Top Wagon) produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA siap dikirim ke Selandia Baru dengan dukungan pembiayaan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank.

Ekspor gerbong kereta ini menjadi bukti bahwa produk industri strategis nasional mampu memenuhi standar transportasi global sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen sarana perkeretaapian yang kompetitif di pasar dunia.

PT INKA mendapatkan kontrak pengadaan 340 unit Container Flat Top Wagon tipe SOW6 dari UGL Rail Service Pty Limited, Australia, yang akan digunakan KiwiRail sebagai pengguna akhir di Selandia Baru. Pengiriman dilakukan dalam tiga tahap sepanjang 2026.

Hingga Juli 2026, PT INKA telah mengirimkan 200 unit gerbong dari fasilitas produksinya di Madiun, Jawa Timur. Sebagian pengiriman terbaru dilakukan pada 30–31 Juli 2026 sebagai bagian dari pemenuhan kontrak ekspor tersebut.

35 Tahun IAPVC Hubungkan Karya Visual, Konservasi, dan Pengalaman Wisata Satwa

LPEI Dorong Produk Kereta Indonesia Menembus Pasar Global

Untuk mendukung produksi dan pengiriman ekspor tersebut, LPEI menyalurkan fasilitas Kredit Modal Kerja Ekspor dan Penugasan Khusus Ekspor Alat Transportasi (PKE ATP) dengan nilai mencapai USD 8,5 juta.

Direktur Pelaksana Bisnis I LPEI, Anton Herdianto, mengatakan dukungan pembiayaan ini merupakan bagian dari mandat negara melalui Penugasan Khusus Ekspor (PKE) atau National Interest Account (NIA) untuk memperkuat industri strategis nasional yang berorientasi ekspor.

“Melalui fasilitas PKE, LPEI menjalankan mandat negara untuk memastikan produk manufaktur unggulan Indonesia terus memperluas penetrasi ke pasar global. Ekspor wagon ke Selandia Baru membuktikan bahwa produk industri nasional mampu memenuhi standar internasional yang ketat,” ujar Anton.

Menurutnya, keberhasilan ekspor ini tidak hanya berdampak pada peningkatan nilai perdagangan, tetapi juga memperkuat ekosistem industri dalam negeri melalui keterlibatan industri komponen, tenaga kerja, serta rantai pasok manufaktur nasional.

Ribuan Jemaah Hadiri Zikir Kebangsaan JATMA ASWAJA di Istiqlal

Gerbong Buatan Madiun Bersaing di Pasar Internasional

Ekspor Wagon SOW6 menjadi salah satu pencapaian penting PT INKA dalam memperluas pasar global. Produk tersebut dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan operasional perkeretaapian Selandia Baru, termasuk standar teknis dan spesifikasi internasional.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT INKA, Prihanto Herbowo, menyampaikan apresiasi atas dukungan pembiayaan yang diberikan LPEI.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada LPEI atas dukungan pembiayaan ekspor sehingga PT INKA dapat menyelesaikan produksi sesuai target pengiriman ke Selandia Baru. Sinergi ini diharapkan terus diperkuat untuk mendukung berbagai proyek strategis PT INKA di masa mendatang,” kata Prihanto.

Ekspor PT INKA Beri Efek Berganda bagi Ekonomi Indonesia

7 Tahun Dipercaya Paskibraka, Ini Kualitas Songkok BHS dan Atlas di Istana

Keberhasilan pengiriman 340 gerbong kereta ke Selandia Baru diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. Selain meningkatkan utilisasi industri manufaktur dalam negeri, proyek ini juga membuka peluang penguatan industri komponen lokal dan penciptaan lapangan kerja.

Kolaborasi antara LPEI dan PT INKA menjadi contoh sinergi pemerintah dan badan usaha milik negara dalam mempercepat pertumbuhan ekspor Indonesia.

Dengan meningkatnya permintaan pasar internasional terhadap produk transportasi buatan Indonesia, PT INKA dan industri strategis nasional memiliki peluang lebih besar untuk memperluas penetrasi ke berbagai negara.

 

× Advertisement
× Advertisement