
Situasi Asia Timur Memanas, Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik (Ilustrasi: Freepik)
Wartamascom – Ketegangan di kawasan Asia Timur kembali meningkat setelah Korea Utara menembakkan sepuluh rudal balistik ke arah Laut Jepang pada Sabtu (15/3). Peluncuran tersebut terjadi saat Amerika Serikat dan Korea Selatan sedang menggelar latihan militer gabungan tahunan.
Menurut keterangan Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, rudal-rudal itu diluncurkan dari wilayah Sunan, dekat ibu kota Pyongyang, sekitar pukul 13.20 waktu setempat. Proyektil tersebut terdeteksi bergerak menuju perairan timur semenanjung Korea.
Pihak Kementerian Pertahanan Jepang juga mengonfirmasi adanya peluncuran tersebut. Berdasarkan informasi awal, rudal yang ditembakkan diduga jatuh di luar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang.
Menanggapi situasi itu, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menginstruksikan pemerintah untuk segera mengumpulkan informasi dan memastikan keselamatan pesawat serta kapal yang melintas di wilayah tersebut. Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat peluncuran rudal tersebut.
Ini bukan kali pertama Korea Utara melakukan uji coba rudal dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, pada 27 Januari, negara tersebut juga meluncurkan rudal balistik yang jatuh di luar ZEE Jepang.
Sehari setelah peluncuran itu, media resmi Korea Utara melaporkan bahwa negara tersebut telah menguji sistem peluncur roket multi-laras berkaliber besar yang dilengkapi teknologi baru.
Sementara itu, Korea Selatan dan Amerika Serikat saat ini tengah menggelar latihan militer tahunan Freedom Shield yang berlangsung sejak Senin hingga Kamis mendatang. Latihan tersebut bertujuan memperkuat respons kolektif aliansi serta meningkatkan kesiapan militer kedua negara.
Pengamat menilai peluncuran rudal oleh Korea Utara kemungkinan merupakan respons terhadap latihan militer gabungan tersebut, yang selama ini kerap dikritik oleh Pyongyang karena dianggap sebagai ancaman keamanan.
